A.
Latar Belakang
Spirulina sp adalah alga
hijau biru yang berbentuk spiral. Kata “spirulina”
berasal dari bahasa Latin “spira” yang berarti spiral. Panjang sel spirulina
adalah 300-500 mikron atau sekitar ½ milimeter, dimana kita tidak dapat
melihatnya dengan kasat mata. Spirulina dapat hidup di kolam yang hangat dan
sedikit mengandung garam. Dia tumbuh sangat cepat dan merupakan salah satu
penghasil oksigen di planet ini. Tumbuhan satu sel yang sangat sederhana ini
adalah satu komponen utama dari rantai makanan dan kehidupan di planet ini.
Sebagai makanan sehat yang seimbang, spirulina sp berfungsi
untuk mencegah penyakit dan mempercepat penyembuhan. Spirulina sp bersifat sangat alkali sehingga
dapat membantu memperbaiki keseimbangan pH basa pada sel tubuh.
Spirulina
sp merupakan makhluk hidup
autotrof berwarna kehijauan, kebiruan, dengan sel berkolom membentuk filamen
terpilin menyerupai spiral
(helix) sehingga disebut juga alga biru hijau berfilamen (cyano bacterium). Bentuk tubuh spirulina sp yang menyerupai benang merupakan rangkaian sel
yang berbentuk silindris dengan
dinding sel yang tipis, berdiameter
1-12 mikrometer.
Filamen spirulina hidup berdiri sendiri dan dapat bergerak bebas.
Spirulina
sp merupakan salah satu pakan alami larva udang dan ikan yang mempunyai nilai gizi tinggi. Kandungan protein pada spirulina sp berkisar antara 63-68 %,
kabohidrat 18-20 %, dan lemak
2-3 %, dengan kandungan protein yang
tinggi ini maka spirulina sp mempunyai sumber protein yang potensial bagi
makhluk hidup baik manusia
atau pun hewan ternak. Pemberian
spirulina sp sebagai pakan alami larva udang dan ikan dapat menekan besarnya kematian larva tersebut. Hal ini menjadikan spirulina
merupakan salah satu aspek
terpenting dalam pembenihan larva udang
dan ikan.
B.
Tujuan
Di tengah maraknya penggunaan
bahan alam, spirulina salah satu
pilihan keunggulan untuk pengobatan penyakit, serta
bisa kita jadikan sebagai pakan alami
bagi larva ikan. Spirulina sp juga
mudah di kultur jadi dapat memudahkan pembudidaya untuk mengkultur dan
membudidayakannya.
.
C.
Manfaat
Manfaat penambahan spirulina pada makanan ikan adalah mencerahkan warna ikan, menaikan
pertumbuhan rata-rata, dan bau dari ikan tersebut. Ikan memberikan respon
kepada rasa spirulina dan membuat
ikan lebih berdaging. Ikan akan tumbuh lebih cepat, rasanya lebih enak, dan
mencegah penyakit. Bagi peternak ikan, penambahan spirulina pada makanan ikan dapat membantu menyelesaikan dua
masalah besar, yaitu: 1). Ikan mempunyai daya tahan terhadap inveksi dan
penyakit; 2). Rasa, tekstur, dan warna kulit ikan menjadi lebih bagus.
Pada spesies ikan tropis, spirulina merupakan bagian yang penting dalam kandungan makanan. Lima manfaat spirulina untuk kesehatan ikan adalah sebagai berikut:
Pada spesies ikan tropis, spirulina merupakan bagian yang penting dalam kandungan makanan. Lima manfaat spirulina untuk kesehatan ikan adalah sebagai berikut:
1.
Spirulina sp mengandung vitamin dan
mineral
2.
Spirulina kaya akan muco protein baik untuk
kesehatan kulit.
3.
Kandungan phycocyanin yang dapat
mengurangi obesitas dan membuat ikan menjadi lebih sehat.
4.
Kandungan asam lemak yang berguna untuk
pertumbuhan organ.
5.
Spirulina mengandung
zat pewarna natural seperti carotenoids.
Manfaat lain dari mikroalga Spirulina sp adalah sebagai pakan zooplankton/ larva udang atau ikan dan
hewan-hewan kecil lainnya. Di Jepang Spirulina diberikan
pada ikan mas koki dan ikan hias lainnya untuk meningkatkan kualitas warna ikan
hias tersebut. Hingga saat ini
di Indonesia belum terdapat pembudidayaan Spirulina
sp skala massal yang dilakukan oleh
peternak ikan untuk kepentingan pakan alami.
II.
TINJAUAN PUSTAKA
Spirulina
adalah organisme
yang termasuk kelompok alga hijau biru (blue-green algae). Spirulina termasuk
organisme multiseluer. Tubuhnya berupa filamen berwarna hijau-biru berbentuk
silinder dan tidak bercabang (Richmond 1988).
Spirulina
mengandung sembilan
vitamin penting dan empat belas mineral yang terikat dengan asam amino. Hal ini
memudahkan dan mempercepat proses asimilasi dengan tubuh (Tietze 2004).
Spirulina
fusiformis merupakan
salah satu spesies Spirulina yang banyak ditemukan di perairan tawar. Spirulina
fusiformis adalah salah satu varian mikroalga Spirulina yang berasal
dari Madurai. Tiga varian dari Spirulina fusiformis, yaitu: Varian tipe
S, varian tipe C, dan varian tipe H (Richmond 1988). Morfologi Spirulina secara
umum dapat dilihat pada Gambar 1. Secara taksonomi Spirulina fusiformis (Bold
& Wyne 1978 diacu dalam Pamungkas 2005), diklasifikasikan sebagai berikut:
Kingdom
: Protista
Filum : Cyanobacteria
Filum : Cyanobacteria
Divisi
: Cyanophyta
Kelas : Cyanophyceae
Kelas : Cyanophyceae
Ordo : Nostocales
Famili : Oscillatoriaceae
Famili : Oscillatoriaceae
Genus : Spirulina
Spesies : Spirulina fusiformis
Spesies : Spirulina fusiformis

Gambar
1 Spirulina fusiformis
(Sumber:
Mussagy et al. 2006)
III.
PEMANFAATAN
Spirulina sp adalah sumber nutrisi 100 % alami dan merupakan
makanan yang bersifat alkali. Agar tubuh tetap sehat, sangat penting bagi kita
untuk mengkonsumsi makanan sehari – hari dengan proporsi yang seimbang antara
80 % makanan ber-akali dan 20 % makanan bersifat asam. Tubuh yang sehat
mengandung alkali yang rendah (pH 7,3 – 7,4). Spirulina sp banyak dimanfaatkan maupun sebagai obat, spirulina kini banyak di konsumsi dalam
bentuk bubuk, cair, dan tablet. Itu merupakan hasil olahan beberapa spesies spirulina yang telah diteliti khasiatnya
oleh berbagai perusahaan. Beberapa pemanfaatn spirulina sp diantarannya adalah :
a. Bagi manusia
Spirulina mengandung lebih dari 100 vitamin (misalnya: vit. B-12, B kompleks, vit.E); mineral seperti potassium, kalsium, zinc, magnesium, selenium, zat besi, dan fospor; asam amino; enzim pencernaan; phytonutrients; beta karotin; klorofil; dan pigmen yang dapat membantu fungsi hati. Dengan kata lain, spirulina mengandung lima nutrisi yang diperlukan oleh tubuh manusia:
1. Protein yang Menguntungkan
Spirulina mengandung lebih dari 100 vitamin (misalnya: vit. B-12, B kompleks, vit.E); mineral seperti potassium, kalsium, zinc, magnesium, selenium, zat besi, dan fospor; asam amino; enzim pencernaan; phytonutrients; beta karotin; klorofil; dan pigmen yang dapat membantu fungsi hati. Dengan kata lain, spirulina mengandung lima nutrisi yang diperlukan oleh tubuh manusia:
1. Protein yang Menguntungkan
Protein merupakan elemen vital dalam
setiap bagian di tubuh kita. Kualitas protein spirulina dipengaruhi oleh
seberapa seimbangnya asam amino yang sangat penting dimana tubuh manusia tidak
dapat memproduksinya.
2. Klorofil
Spirulina juga mengandung sangat banyak
pigmen natural seperti klorofil dan phycocyanin. Klorofil sangat bermanfaat
untuk pengobatan anemia dan klorofil dapat membantu membersihkan tubuh manusia
dari toksin.
3. Vitamin B12
Vitamin B12 sangat efektif untuk
meningkatkan fungsi liver, memperbaiki kerusakan pada sistem pencernaan dan
kulit, dan sulit buang air besar.
4. Beta Karotin
Beta karotin adalah nutrisi yang dapat
mencegah penyakit kanker. Untuk mencegah penyakit tersebut, kita memerlukan
beta karotin sebanyak 5-15 miligram setiap hari. Kandungan beta karotin pada
spirulina adalah 50 kali lipat dibandingkan dengan chlorella, 10 kali lipat
dibandingkan dengan wortel, dan 60 kali lipat dibandingkan dengan sayur bayam.
Sebagian beta karotin yang ada di tubuh kita dirubah menjadi vitamin A yang
tidak cukup didapati pada makanan. Vitamin A juga dapat melindungi mata dan
sistem pernafasan.
5. Asam Linoleic dan Asam Linolenic.
Spirulina
kaya akan asam linoleic dan asam linolenic yang membantu mengontrol kolesterol
dalam pembuluh darah. Asam linoleic dan asam linolenic adalah zat yang tidak
dapat diproduksi oleh tubuh manusia.
b. Untuk Kesehatan
1. Anemia
1. Anemia
Penyebab anemia adalah kekurangan zat besi. Spirulina mengandung zat besi
lebih banyak dibandingkan dengan hati, dan juga mengandung protein yang tinggi
dan mengandung klorofil. Spirulina sangat baik untuk mengobati anemia karena
kandungan zat besi sangat tinggi.
2. Diabetes
Diabetes
disebabkan karena kekurangan hormon insulin. Penyebab utama kekurangan hormon
tersebut karena pola makan yang berlebihan atau tidak teratur. Oleh karena itu
sangatlah penting untuk memperbaiki pola makan kita. Kita harus menghindari
kelebihan kalori, makan dengan nutrisi yang seimbang, dan mencegah tubuh kita
akan kecanduan makanan. Spirulina sangat efektif untuk mencegah diabetes karena
kandungan kalori yang rendah, kaya akan vitamin B1 yang dapat membantu
metabolisme gula, vitamin B2 yang dapat membantu membakar kalori sehingga
mencegah obesitas, vitamin B6 yang menghasilkan insuli, dan potassium yang
membantu ekresi insulin dan kekurangan protein.
IV.
KESIMPULAN
Kesimpulan dari makalah ini adalah :
1. Spirulina platensis adalah mikro alga hijau biru bersel satu yang berbentuk filamen yang telah digunakan sebagai makanan
larva udang karena mempunyai kelebihan-kelebihan antara lain mudah dicerna dan
dapat menghasilkan protein tinggi, lemak, karbohidrat, abu dan air. Spirulina sp ganggang yang tumbuh subur
di air hangat, pada keadaan basa di air tawar.
2. Spirulina sp memiliki kandungan nutrisi yang
sangat tinggi dan dapat di manfaatkan untuk mengatasi berbagai penyait, salah
satunya penyakit pada manusia.
3. Spirulina sp dapat dimanfaatkan sabagai makanan
maupun obat.
