Rabu, 06 Februari 2013

PEMANFAATAN SPIRULINA SP BAGI KESEHATAN MAUPUN PAKAN ALAMI




A.   Latar Belakang

Spirulina sp adalah alga hijau biru yang berbentuk spiral. Kata “spirulina” berasal dari bahasa Latin “spira” yang berarti spiral. Panjang sel spirulina adalah 300-500 mikron atau sekitar ½ milimeter, dimana kita tidak dapat melihatnya dengan kasat mata. Spirulina dapat hidup di kolam yang hangat dan sedikit mengandung garam. Dia tumbuh sangat cepat dan merupakan salah satu penghasil oksigen di planet ini. Tumbuhan satu sel yang sangat sederhana ini adalah satu komponen utama dari rantai makanan dan kehidupan di planet ini. Sebagai makanan sehat yang seimbang, spirulina sp berfungsi untuk mencegah penyakit dan mempercepat penyembuhan. Spirulina sp bersifat sangat alkali sehingga dapat membantu memperbaiki keseimbangan pH basa pada sel tubuh.


Spirulina sp merupakan makhluk hidup autotrof berwarna kehijauan, kebiruan, dengan sel berkolom membentuk filamen terpilin menyerupai spiral (helix) sehingga disebut juga alga biru hijau berfilamen (cyano bacterium). Bentuk tubuh spirulina sp yang menyerupai benang merupakan rangkaian sel yang berbentuk silindris dengan dinding sel yang tipis, berdiameter 1-12 mikrometer. Filamen spirulina hidup berdiri sendiri dan dapat bergerak bebas.

Spirulina sp merupakan salah satu pakan alami larva udang dan ikan yang mempunyai nilai gizi tinggi. Kandungan protein pada spirulina sp berkisar antara 63-68 %, kabohidrat 18-20 %, dan lemak 2-3 %, dengan kandungan protein yang tinggi ini maka spirulina sp mempunyai sumber protein yang potensial bagi makhluk hidup baik manusia atau pun hewan ternak. Pemberian spirulina sp sebagai pakan alami larva udang dan ikan dapat menekan besarnya kematian larva tersebut. Hal ini menjadikan spirulina merupakan salah satu aspek terpenting dalam pembenihan larva udang dan ikan.


B.   Tujuan

Di tengah maraknya penggunaan bahan alam, spirulina salah satu pilihan keunggulan untuk pengobatan penyakit, serta bisa kita jadikan  sebagai pakan alami bagi larva ikan.  Spirulina sp juga mudah di kultur jadi dapat memudahkan pembudidaya untuk mengkultur dan membudidayakannya.
.
C.   Manfaat

Manfaat penambahan spirulina pada makanan ikan adalah mencerahkan warna ikan, menaikan pertumbuhan rata-rata, dan bau dari ikan tersebut. Ikan memberikan respon kepada rasa spirulina dan membuat ikan lebih berdaging. Ikan akan tumbuh lebih cepat, rasanya lebih enak, dan mencegah penyakit. Bagi peternak ikan, penambahan spirulina pada makanan ikan dapat membantu menyelesaikan dua masalah besar, yaitu: 1). Ikan mempunyai daya tahan terhadap inveksi dan penyakit; 2). Rasa, tekstur, dan warna kulit ikan menjadi lebih bagus.
Pada spesies ikan tropis, spirulina merupakan bagian yang penting dalam kandungan makanan. Lima manfaat spirulina untuk kesehatan ikan adalah sebagai berikut: 
1.      Spirulina sp mengandung vitamin dan mineral
2.      Spirulina  kaya akan muco protein baik untuk kesehatan kulit.
3.      Kandungan phycocyanin yang dapat mengurangi obesitas dan membuat ikan menjadi lebih sehat.
4.      Kandungan asam lemak yang berguna untuk pertumbuhan organ.
5.      Spirulina mengandung zat pewarna natural seperti carotenoids. 

Manfaat lain dari mikroalga Spirulina sp adalah sebagai pakan zooplankton/ larva udang atau ikan dan hewan-hewan kecil lainnya. Di Jepang Spirulina diberikan pada ikan mas koki dan ikan hias lainnya untuk meningkatkan kualitas warna ikan hias tersebut. Hingga saat ini di Indonesia belum terdapat pembudidayaan Spirulina sp skala massal   yang dilakukan oleh peternak ikan untuk kepentingan pakan alami.


II.               TINJAUAN PUSTAKA


Spirulina adalah organisme yang termasuk kelompok alga hijau biru (blue-green algae). Spirulina termasuk organisme multiseluer. Tubuhnya berupa filamen berwarna hijau-biru berbentuk silinder dan tidak bercabang (Richmond 1988).

Spirulina mengandung sembilan vitamin penting dan empat belas mineral yang terikat dengan asam amino. Hal ini memudahkan dan mempercepat proses asimilasi dengan tubuh (Tietze 2004).

Spirulina fusiformis merupakan salah satu spesies Spirulina yang banyak ditemukan di perairan tawar. Spirulina fusiformis adalah salah satu varian mikroalga Spirulina yang berasal dari Madurai. Tiga varian dari Spirulina fusiformis, yaitu: Varian tipe S, varian tipe C, dan varian tipe H (Richmond 1988). Morfologi Spirulina secara umum dapat dilihat pada Gambar 1. Secara taksonomi Spirulina fusiformis (Bold & Wyne 1978 diacu dalam Pamungkas 2005), diklasifikasikan sebagai berikut:    

Kingdom          : Protista                                  
Filum                 : Cyanobacteria
Divisi                : Cyanophyta                         
  Kelas               : Cyanophyceae
Ordo                 : Nostocales                           
  Famili              : Oscillatoriaceae
Genus              : Spirulina                             
   Spesies           : Spirulina fusiformis




Gambar 1 Spirulina fusiformis
(Sumber: Mussagy et al. 2006)



III.           PEMANFAATAN

Spirulina sp adalah sumber nutrisi 100 % alami dan merupakan makanan yang bersifat alkali. Agar tubuh tetap sehat, sangat penting bagi kita untuk mengkonsumsi makanan sehari – hari dengan proporsi yang seimbang antara 80 % makanan ber-akali dan 20 % makanan bersifat asam. Tubuh yang sehat mengandung alkali yang rendah (pH 7,3 – 7,4). Spirulina sp banyak dimanfaatkan maupun sebagai obat, spirulina kini banyak di konsumsi dalam bentuk bubuk, cair, dan tablet. Itu merupakan hasil olahan beberapa spesies spirulina yang telah diteliti khasiatnya oleh berbagai perusahaan. Beberapa pemanfaatn spirulina sp diantarannya adalah :
a.      Bagi  manusia
Spirulina mengandung lebih dari 100 vitamin (misalnya: vit. B-12, B kompleks, vit.E); mineral seperti potassium, kalsium, zinc, magnesium, selenium, zat besi, dan fospor; asam amino; enzim pencernaan; phytonutrients; beta karotin; klorofil; dan pigmen yang dapat membantu fungsi hati.
Dengan kata lain, spirulina mengandung lima nutrisi yang diperlukan oleh tubuh manusia:
1. Protein yang Menguntungkan
Protein merupakan elemen vital dalam setiap bagian di tubuh kita. Kualitas protein spirulina dipengaruhi oleh seberapa seimbangnya asam amino yang sangat penting dimana tubuh manusia tidak dapat memproduksinya. 
2. Klorofil
Spirulina juga mengandung sangat banyak pigmen natural seperti klorofil dan phycocyanin. Klorofil sangat bermanfaat untuk pengobatan anemia dan klorofil dapat membantu membersihkan tubuh manusia dari toksin.
3. Vitamin B12
Vitamin B12 sangat efektif untuk meningkatkan fungsi liver, memperbaiki kerusakan pada sistem pencernaan dan kulit, dan sulit buang air besar.
4. Beta Karotin
Beta karotin adalah nutrisi yang dapat mencegah penyakit kanker. Untuk mencegah penyakit tersebut, kita memerlukan beta karotin sebanyak 5-15 miligram setiap hari. Kandungan beta karotin pada spirulina adalah 50 kali lipat dibandingkan dengan chlorella, 10 kali lipat dibandingkan dengan wortel, dan 60 kali lipat dibandingkan dengan sayur bayam. Sebagian beta karotin yang ada di tubuh kita dirubah menjadi vitamin A yang tidak cukup didapati pada makanan. Vitamin A juga dapat melindungi mata dan sistem pernafasan.
5. Asam Linoleic dan Asam Linolenic.
Spirulina kaya akan asam linoleic dan asam linolenic yang membantu mengontrol kolesterol dalam pembuluh darah. Asam linoleic dan asam linolenic adalah zat yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia.
b.      Untuk Kesehatan
1. Anemia
Penyebab anemia adalah kekurangan zat besi. Spirulina mengandung zat besi lebih banyak dibandingkan dengan hati, dan juga mengandung protein yang tinggi dan mengandung klorofil. Spirulina sangat baik untuk mengobati anemia karena kandungan zat besi sangat tinggi.
2. Diabetes
Diabetes disebabkan karena kekurangan hormon insulin. Penyebab utama kekurangan hormon tersebut karena pola makan yang berlebihan atau tidak teratur. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memperbaiki pola makan kita. Kita harus menghindari kelebihan kalori, makan dengan nutrisi yang seimbang, dan mencegah tubuh kita akan kecanduan makanan. Spirulina sangat efektif untuk mencegah diabetes karena kandungan kalori yang rendah, kaya akan vitamin B1 yang dapat membantu metabolisme gula, vitamin B2 yang dapat membantu membakar kalori sehingga mencegah obesitas, vitamin B6 yang menghasilkan insuli, dan potassium yang membantu ekresi insulin dan kekurangan protein. 

IV.           KESIMPULAN

Kesimpulan dari makalah ini adalah :

1.      Spirulina platensis adalah mikro alga hijau biru bersel satu yang berbentuk filamen yang telah digunakan sebagai makanan larva udang karena mempunyai kelebihan-kelebihan antara lain mudah dicerna dan dapat menghasilkan protein tinggi, lemak, karbohidrat, abu dan air. Spirulina sp ganggang yang tumbuh subur di air hangat, pada keadaan basa di air tawar.
2.      Spirulina sp memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan dapat di manfaatkan untuk mengatasi berbagai penyait, salah satunya penyakit pada manusia.
3.      Spirulina sp dapat dimanfaatkan sabagai makanan maupun obat.